• header
  • header
  • header
  • header
  • header
  • header
  • banerbr
  • heder brjg
  • G ATAS

Selamat Datang SMP SWASTA ISLAM UNGGUL TERPADU ini merupakan web sekolah yang dapat di akses oleh public| Terima Kasih Kunjungannya. MEMBINA AKHLAQ MERAIH PRESTASI

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMP SWASTA ISLAM UNGGUL TERPADU

NPSN : 10308126

Jl.Lintas Sumatera KM.90 Padang Sibusuk Kec.Kupitan


[email protected]

TLP : 0755480689


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat kamu tentang web ini
Sangat bagus
Bagus
Cukup Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 261019
Pengunjung : 111368
Hari ini : 77
Hits hari ini : 199
Member Online : 0
IP : 216.73.216.119
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Foto Siswa


Status Member

Guru dan Kurikulum 2013




Ada empat aspek yang harus diberi perhatian khusus dalam rencana implementasi dan keterlaksanaan kurikulum 2013. Apa saja?   

Pertama, kompetensi guru dalam pemahaman substansi bahan ajar (baca: kompetensi pedagogi/akademik).  Didalamnya terkait dengan metodologi pembelajaran, yang nilainya pada pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) baru mencapai rata-ratanya 44,46.

Kedua, kompetensi akademik (keilmuan), ini juga penting, karena guru sesungguhnya memiliki tugas untuk bisa mencerdaskan peserta didik dengan ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya, jika guru hanya menguasai metode penyampaiannya tanpa kemampuan akademik yang menjadi tugas utamanya, maka peserta didik tidak akan mendapatkan ilmu pengetahuan apa-apa.

Ketiga, kompetensi sosial. Guru harus juga bisa dipastikan memiliki kompetensi sosial, karena ia tidak hanya dituntut cerdas dan bisa menyampaikan materi keilmuannya dengan baik, tapi juga dituntut untuk secara sosial memiliki komptensi yang memadai. Apa jadinya seorang guru yang asosial, baik terhadap teman sejawat, peserta didik maupun lingkungannya.

Keempat, kompetensi manajerial atau kepemimpinan. Pada diri gurulah sesungguhnya terdapat teladan, yang diharapkan dapat dicontoh oleh peserta didiknya.

Guru sebagai ujung tombak penerapan kurikulum, diharapkan bisa menyiapkan dan membuka diri terhadap beberapa kemungkinan terjadinya perubahan.

Kesiapan guru lebih penting dari pada pengembangan kurikulum 2013. Kenapa guru menjadi penting? Karena dalam kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran.

Melalui empat tujuan itu diharapkan siswa memiliki kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif.

Disinilah guru berperan besar didalam mengimplementasikan tiap proses pembelajaran pada kurikulum 2013. Guru ke depan dituntut tidak hanya cerdas tapi juga adaptip terhadap perubahan. (***)




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :





   Kembali ke Atas